Liputan Khusus

Hutan tersembunyi: Dunia air bawah tanah

Di jantung budaya Jawa, dunia gua tersembunyi, air bersih, makhluk misterius, dan ekosistem yang tidak ada duanya
Bagikan
0
Perbukitan karst Gunung Sewu di Jawa Tengah, Indonesia. Faizal Abdul Aziz/CIFOR

Bacaan terkait

Indonesia - Gunung Sewu mengambil dari namanya — yang berarti “ribuan gunung” — adalah bentang alam berbukit berbentuk kerucut. Gunung Sewu merupakan salah satu taman bumi dari daftar UNESCO, membentang 120 kilometer dari timur ke barat, dari bukit ke pantai.

Harta karun berada jauh di bawah tanah, dunia misterius dengan sungai dan gua, dihiasi kristal, stalaktit dan stalagmit serta dihuni oleh makhluk-makhluk unik. Terpahat oleh air selama jutaan tahun, sistem bawah tanah ini memiliki daya tarik bagi para petualang dan waduk utama bagi masyarakat lokal.

Namun erosi, polusi, dan pemanfaatan berlebihan telah mencemari air dan merusak formasi geologi langka ini. Menurut para ilmuwan, diperlukan perencanaan dan kecermatan manajemen untuk melindungi dan memastikan ekosistem ini tetap berfungsi menyediakan kecukupan air bersih bagi ratusan ribu orang.

Riset ini merupakan bagian dari penelitian CGIAR tentang Hutan, Pepohonan dan Agroforestri, yang didukung pendanaan dari donor CGIAR.
Kebijakan Hak Cipta:
Kami persilahkan Anda untuk berbagi konten dari Berita Hutan, berlaku dalam kebijakan Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Peraturan ini mengijinkan Anda mendistribusikan ulang materi dari Kabar Hutan untuk tujuan non-komersial. Sebaliknya, Anda diharuskan memberi kredit kepada Kabar Hutan sesuai dan link ke konten Kabar Hutan yang asli, memberitahu jika dilakukan perubahan, termasuk menyebarluaskan kontribusi Anda dengan lisensi Creative Commons yang sama. Anda harus memberi tahu Kabar Hutan jika Anda mengirim ulang, mencetak ulang atau menggunakan kembali materi kami dengan menghubungi forestsnews@cgiar.org
Bacaan terkait Berita-berita