Wawancara

Apakah sistem pangan dunia terganggu?

Wawancara Kabar Hutan dengan Dr John Ingram dari Universitas Oxford
Bagikan
0

Bacaan terkait

Apakah laporan EAT – Lancet itu?

Laporan EAT – Lancet adalah dokumen terbaru dan dipublikasikan mempunyai pesan-pesan penting yang berkaitan dengan perilaku diet. Pada dasarnya laporan tersebut mengatakan bahwa kita harus melakukan lebih banyak diet sehat yang lebih ramah lingkungan. Laporan tersebut dikemas dengan informasi, data, ide dan rekomendasi.

Mengapa pengetahuan perilaku diet itu penting ?

Saat ini kondisi kesehatan kita berada di level global yang tidak begitu baik. Terdapat sekitar satu miliar orang kelaparan, di sisi lain diperkirakan 2.5 miliar orang tidak mendapatkan nutrisi tepat, lainnya ada sekitar 2.5 miliar orang dengan kalori yang terlalu banyak, yang makan berlebihan. Sehingga meski beberapa hal berkaitan dengan kategori kedua dengan kategori pertama dan ketiga, ini berarti, secara kolektif, lebih dari sebagian populasi dunia tidak memiliki diet yang memuaskan.

Apakah berarti sistem pangan kita rusak?

Sistem pangan kita tidaklah rusak, sistem pangan menyajikan fungsi berganda di level sosial, kehidupan dalam skala besar tertanam dalam sistem makanan. Sistem pangan secara jelas memberi konsumsi pangan dan itu penting, namun bagaiman cara kita mengatur asupan makan, termasuk perubahan-perubahan selama 50 tahun terakhir, hasilnya menunjukan peningkatan konsumsi berlebih dari apa yang biasa disebut – ‘empty calories’ – yaitu makanan berkalori tinggi dengan segala lemak dan gulanya, tetapi bukanlah nutrisi. Hal lain lagi, saat ini masih ada sekitar satu miliar orang kelaparan dan angka itu terus naik dari tahun ke tahun.

Bagaimana cara kita mengubah perilaku diet ?

Gizi buruk merupakan kata yang sering digunakan berlebihan. Gizi buruk sebenarnya memiliki arti ‘nutrisi buruk’ – artinya orang yang memiliki nutrisi berlebih sama dengan orang yang kekurangan nutrisi –  yaitu sama-sama mengalami gizi buruk. Kekurangan nutrisi merupakan masalah besar. Kekurangan gizi pada dasarnya terjadi di negara-negara berkembang, tapi kelebihan gizi yang merupakan bentuk lain dari gizi buruk, merupakan wabah dunia dan menyerang seluruh dunia. Tidak hanya negara maju, wabah tersebut menjangkau seluruh bagian dunia dan wabah ini lebih sering ditemukan di orang – orang kaya yang memiliki kesempatan untuk membeli beragam makanan.

Masalah apa saja yang diakibatkan oleh gizi buruk?

Masalah yang diakibatkan oleh gizi buruk memiliki dua tipe: pertama masalah kesehatan perorangan : penyakit tidak menular, penyakit cardiovaskular, dan tipe kedua yaitu diabetes dengan grafik penderita penyakit ini terus meningkat. Hal tersebut adalah tantangan yang besar, khususnya bagi negara miskin, yang masih kurang dalam pelayanan kesehatan. Masalah lain dari gizi buruk adalah konsumsi makanan yang tidak perlu dan menimbulkan tekanan ekstra terhadap sumberdaya alam yang diandalkan oleh rantai makanan. Jadi jika kita ingin mengurangi jumlah makanan yang kita makan, jika kita makan terlalu banyak, maka akan berimbas pada berkurangnya tekanan pada sumber daya alam. Mengurangi pemborosan makanan juga merupakan bagian dari hal tersebut.

Bagaimana sebaiknya sistem yang adil dibuat agar tidak ada kekurangan dan kelebihan konsumsi pangan?

Selama 50 tahun kita melihat terjadi perubahan luar biasa. 50 tahun lalu, sekitar 2 miliar orang kecukupan makanan, sekarang sekitar 6 miliar orang sudah berkecukupan makanan, ini merupakan kisah yang luar biasa. Dari kasus ini kita dapat melihat perbedaan perilaku dalam konsumsi berlebih, khususnya terjadi di kalangan menengah ke atas, dan mereka yang kekurangan makanan mengalami perubahan secara stagnan. Lalu bagaimana hal tersebut dapat terjadi ? Gabungan dari beberapa faktor seperti perkembangan ekonomi, pertumbuhan penduduk, globalisasi, jangkauan pasar yang luas dengan korporasi multinasional dan kebijakan yang tidak mampu mengelola secara efektif sistem makanan untuk mengurangi aspek buruk dan lupa untuk meningkatkan sistem yang baik.

Siapa yang memiliki peran merubah sistem?

Hal ini adalah peran semua orang. Siapa yang bertanggung jawab ? apakah mereka yang bergerak di bidang kesehatan ? Apakah mereka yang bekerja di bidang pertanian ? Apakah mereka yang mengelola keuangan baik pemerintahan atau organisasi sipil? Atau bahkan tanggung jawab perorangan? Ada beragam aktor dalam jumlah besar dan perlu disadari bahwa semua memiliki alasan, tujuan, dan kepentingan masing-masing. Sebagaimana kita pernah diskusikan tentang perantara pelaku perubahan, perlu kita ketahui akan ada yang kalah dan yang menang – kita harus mengubur yang kalah lebih keras daripada merayakan kesuksesan si pemenang.

Lalu siapa yang kalah?

Bisa saja dengan latar belakang pebisnis, lingkungan, aspek politik – termasuk anda dan saya, siapapun yang ingin melakukan perubahan perilaku diet dan merasa tidak nyaman terhadap hal yang dilakukan.

(Visited 1 times, 1 visits today)
Riset ini merupakan bagian dari penelitian CGIAR tentang Hutan, Pepohonan dan Agroforestri, yang didukung pendanaan dari donor CGIAR.
Kebijakan Hak Cipta:
Kami persilahkan Anda untuk berbagi konten dari Berita Hutan, berlaku dalam kebijakan Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Peraturan ini mengijinkan Anda mendistribusikan ulang materi dari Kabar Hutan untuk tujuan non-komersial. Sebaliknya, Anda diharuskan memberi kredit kepada Kabar Hutan sesuai dan link ke konten Kabar Hutan yang asli, memberitahu jika dilakukan perubahan, termasuk menyebarluaskan kontribusi Anda dengan lisensi Creative Commons yang sama. Anda harus memberi tahu Kabar Hutan jika Anda mengirim ulang, mencetak ulang atau menggunakan kembali materi kami dengan menghubungi forestsnews@cgiar.org
Topik :   Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Lebih lanjut Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Lihat semua