Analisis

Kriteria dan indikator untuk mengukur kelestarian hutan

Atas dasar apa kita menilai kriteria buatan siapa yang terbaik? Apa yang perlu kita ketahui untuk menilai bahwa suatu hutan dikelola secara lestari?
Bagikan
0

Bacaan terkait

Mengukur kelestarian hutan sama sekali bukan pekerjaan yang mudah, tetapi bukan sesuatu yang mustahil untuk dilakukan. Tindakan ini semakin diperlukan karena begitu banyak kasus dan kejadian di dunia dimana kelestarian hutan sangat terancam oleh berbagai sebab.

Tanpa ada ukuran yang standar dan disepakati bersama oleh pihak-pihak yang berkepentingan, kelestarian hutan bisa jadi impian yang sulit diwujudkan. Sementara itu risiko yang harus ditanggung terlalu besar, tanpa ada kriteria penilaian yang jelas dan komprehensif, atas dasar apa hutan dianggap atau diharapkan bisa tetap lestari.

Sebenarnya tidak menjadi masalah apakah pemerintah mengijinkan perusahaan penebangan hutan terus beroperasi atau tidak, yang pasti konsumen produk-produk yang berasal dari hutan akan semakin menggantungkan ketersediaan kebutuhannya pada ’hutan yang dikelola secara lestari”. Sayangnya tidak banyak orang yang tahu apa artinya syarat ini. Lembaga The Forest Stewardship Council (FSC) punya satu set kriteria, begitu juga The International Timber Trade Organization (ITTO), demikian juga African Timber Organization, negara-negara yang ikut berperan dalam Protokol Montreal dan Tarapoto , Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) dan lembaga lainnya juga memiliki kriteria masing-masing. Sementara ini World Trade Organization (WTO) juga sedang dalam proses mencari kesepakatan dalam perdagangan hasil hutan yang negosiasinya akan dilakukan pada bulan November yang akan datang di Seattle. Oleh karena itu isu-isu tentang kriteria dan indikator ini benar-benar tepat waktu dan sangat relevan.

Atas dasar apa kita menilai kriteria buatan siapa yang terbaik? Apa yang perlu kita ketahui untuk menilai bahwa suatu hutan dikelola secara lestari? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini CIFOR melibatkan tim peneliti lintas disiplin lokal dan internasional untuk melakukan penelitian di Austria, Brasil, Kamerun, Pantai Gading, Gabon, Jerman, Indonesia, dan Amerika Serikat. Tim ini mengevaluasi kriteria dan indikator yang dibuat oleh kelompok-kelompok yang berbeda, yang dianggap bermanfaat untuk menilai apakah pengelolaan hutan bersifat berkelanjutan atau tidak di suatu lokasi tertentu.

CIFOR juga melakukan penelitian khusus tentang indikator untuk keanekaragaman hayati dan kesejahteraan manusia. Meskipun konsep kelestarian memiliki banyak aspek, hasil penelitian ini menunjukkan kesepakatan umum yang cukup tinggi mengenai unsur-unsur pokoknya. Berdasarkan kesepakatan ini, tim menetapkan ada 6 prinsip dasar, dan 25 kriteria yang berkaitan dengan kebijakan, ekologi, aspek-aspek sosial, produksi barang dan jasa, yang oleh para pakar dinilai sangat berguna untuk melakukan penilaian. Apalagi setelah meneliti hierarki prinsip, kriteria, indikator, pengukur atau verifier yang mencantumkan hal-hal yang bisa diukur secara obyektif, dan lebih bersifat spesifik untuk lokasi tertentu. Ini berarti bahwa orang yang melakukan penilaian terhadap hutan selalu mendapat kesempatan untuk mengadaptasikan kriteria dan indikatornya untuk pengelolaan hutan secara lestari dalam kondisi yang spesifik.

Berdasarkan hasil riset ini, CIFOR menghasilkan Perangkat Kriteria dan Indikator, yang terdiri dari buku panduan, CD-ROM, dan perangkat lunak untuk membantu calon-calon penilai kelestarian hutan menggunakan alat-alat dan teknik yang ada.

Perangkat berikut ini sekarang tersedia dalam bahasa Inggris, dan segera akan tersedia juga dalam bahasa Indonesia:

* No. 1: Guidelines for developing, testing and selecting criteria and indicators for sustainable forest management (Panduan untuk Pengembangan, Ujicoba dan Pemilihan Kriteria dan Indikator untuk Pengelolaan Hutan secara Lestari)

* No. 2: The CIFOR Criteria and Indicators Generic Template (Acuan Generik Kriteria dan Indikator CIFOR)

* No. 3: CIMAT (Criteria and Indicators Modification and Adaptation Tool) – a CD ROM (Perangkat Modifikasi dan Adaptasi Kriteria dan Indikator (CD-ROM)

* No. 4: The CIFOR Criteria and Indicators Resource Book Database (CD-ROM + user manual) (Panduan Induk Kriteria dan Indikator CIFOR)

* No. 5: The BAG (Basic Assessment Guide for Human Well Being) (Panduan Penilaian Dasar Kesejahteraan Manusia)

* No. 6: The Grab Bag: Supplementary Methods for Assessing Human Well Being (Pelengkap Panduan Penilaian Dasar Kesejahteraan Manusia)

* No. 7: Scoring and Analysis Guide for Assessing Human Well Being (Panduan Cara Pemberian Skor dan Analisis untuk Menilai Kesejahteraan Manusia)

* No. 8: Who Counts Most? Assessing Human Well Being in Sustainable Forest Management (Siapa yang Perlu Diperhitungkan? Menilai Kesejahteraan Manusia dalam Pengelolaan Hutan secara Lestari)

* No. 9: Guidelines for Applying Multi-Criteria Analysis to the Assessment of Criteria and Indicators (Panduan untuk Menerapkan Analisis Multikriteria dalam Menilai Kriteria dan Indikator)

(Visited 344 times, 1 visits today)
Kebijakan Hak Cipta:
Kami persilahkan Anda untuk berbagi konten dari Berita Hutan, berlaku dalam kebijakan Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Peraturan ini mengijinkan Anda mendistribusikan ulang materi dari Kabar Hutan untuk tujuan non-komersial. Sebaliknya, Anda diharuskan memberi kredit kepada Kabar Hutan sesuai dan link ke konten Kabar Hutan yang asli, memberitahu jika dilakukan perubahan, termasuk menyebarluaskan kontribusi Anda dengan lisensi Creative Commons yang sama. Anda harus memberi tahu Kabar Hutan jika Anda mengirim ulang, mencetak ulang atau menggunakan kembali materi kami dengan menghubungi forestsnews@cgiar.org

Bacaan lebih lanjut

Publikasi tersebut tersedia gratis untuk pengguna di negara-negara berkembang; sedangkan untuk pengguna lainnya dikenakan biaya pengiriman.

Untuk mendapatkan publikasi tersebut, seluruhnya atau sebagian, silakan menghubungi Rahayu Koesnadi di r.koesnadi@cgiar.org

Untuk informasi umum tentang Kriteria dan indikator, silakan menghubungi Ravi Prabhu di r.prabhu@cgiar.org

Untuk informasi umum tentang aspek-aspek sosial, silakan menghubungi Carol Colfer di c.colfer@cgiar.org