Bagikan
0

Bacaan terkait

Pangan merupakan kebutuhan dasar hidup manusia. Permintaannya yang terus meningkat harus diikuti dengan proses produksi yang ramah lingkungan. Penggunaan sistem monokultur rentan mengalami kegagalan karena serangan hama, penyakit, dan cuaca buruk. Oleh karena itu dibutuhkan keragaman jenis tanaman dalam penggunaan lahan. Produksi pangan juga harus memperhatikan keseimbangan ekosistem serta menggunakan bahan-bahan yang tidak berbahaya bagi lingkungan.

Sebagai konsumen, salah satu langkah yang dapat kita ambil untuk memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan adalah dengan memanfaatkan potensi tumbuhan pangan liar. Di negara tropis seperti Indonesia, berbagai jenis tumbuhan pangan liar tumbuh subur mengikuti perubahan musim.

Bersama Pendiri Mantasa, Hayu Dyah Patria dan Konsultan Riset CIFOR-ICRAF Lukas Pawera, mari eksplorasi berbagai jenis pangan liar yang ada di sekitar kita, dinamikanya di masyarakat, serta peranannya untuk mencapai gizi seimbang.

(Visited 1 times, 1 visits today)
Informasi lebih lanjut tentang topik ini hubungi Hayu Dyah Patria di hayu_dyah@hotmail.com atau Lukas Pawera di paweralukas@gmail.com.
Riset ini merupakan bagian dari penelitian CGIAR tentang Hutan, Pepohonan dan Agroforestri, yang didukung pendanaan dari donor CGIAR.
Kebijakan Hak Cipta:
Kami persilahkan Anda untuk berbagi konten dari Berita Hutan, berlaku dalam kebijakan Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Peraturan ini mengijinkan Anda mendistribusikan ulang materi dari Kabar Hutan untuk tujuan non-komersial. Sebaliknya, Anda diharuskan memberi kredit kepada Kabar Hutan sesuai dan link ke konten Kabar Hutan yang asli, memberitahu jika dilakukan perubahan, termasuk menyebarluaskan kontribusi Anda dengan lisensi Creative Commons yang sama. Anda harus memberi tahu Kabar Hutan jika Anda mengirim ulang, mencetak ulang atau menggunakan kembali materi kami dengan menghubungi forestsnews@cgiar.org